Penyanyi Legendaris Terbaik Indonesia:
![]() |
Iwan Fals (Virgiawan Listanto), Jakarta, 3 September 1961 Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi yang sering melantunkan lagu yang mengambil tema potret kehidupan Indonesia di akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Hingga saat ini setiap karya nya masih sering kita dengar, dari yang lawas hingga saat ini. |
![]() |
Chrisye (Raden Chrismansyah Rahadi), Yogyakarta, 16 September 1949 Ia memulai karier musiknya ketika bergabung sebagai bassist dengan band Gipsy. Chrisye makin bersinar pada akhir tahun 70-an adalah setelah membuat soundtrack film Badai Pasti Berlalu bersama Jockie Surjoprajogo dan Eros Djarot. |
![]() |
Niki Astria (Nicky Nastitie Karya Dewi), Bandung, 18 Oktober 1967 Dia adalah seorang penyanyi rock wanita indonesia yang bakat nya ditemukan oleh seorang gitaris rock yang juga menjadi gitaris legendaris indonesia (Ian Antono) pada sebuah malam ekspresi seni antar-SMA. Beberapa tembang lagu yang melambungkan namanya adalah Tangan-tangan Setan, Jarum Neraka, dan Pijar. |
![]() |
Nike ardila (Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi), Bandung, 27 Desember 1975 Nike merupakan seorang penyanyi rock wanita terbaik indonesia yang mendapat julukan sebagai Ratu Rock Indonesia (Queen of Indonesian Rock) atau lady rocker. Sayangnya, pada saat karir nya mulai memuncak ia mninggal dunia. Nike meninggal dunia pada usia 19tahun, akibat kecelakaan mobil di Bandung pada tanggal 19 Maret 1995. Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati. |
![]() |
Titiek Puspa (Sudarwati) Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, Hindia Belanda, 1 November 1937 Awal karier bernyanyinya dimulai di Semarang, kota di mana Titiek Puspa yang kini disebut sebagai diva legendaris oleh Majalah Wanita KARTINI, mengikuti kontes menyanyi "Bintang Radio". Tidak hanya sampai di bidang menyanyi saja, 'eyang Titik' juga menunjukan totalitasnya dalam menggarap beberapa operet yang sempat sangat disukai pemirsa TVRI, seperti operet bawang Merah Bawang Putih,Ketupat Lebaran, Kartini Manusiawi Kartini dan Ronce-ronce. |



















